Catur Go dalam cerita Wuxia

catur Go wuxia

catur Go


Belakangan ini lagi heboh dengan berita pertandingan catur Dewa Kipas dan Gotham Chess, yang dimana Dewa Kipas merasa dia tidak curang tapi di-ban, kemudian berlanjut ke pertandingan WGM Irene Sukandar vs Dewa Kipas secara live disponsori oleh Deddy Corbuzier di podcastnya. Nah, Bagaimana dengan pertandingan Catur didalam cerita Wuxia? karena Wuxia mengambil tema jaman dulu, saat itu di daratan tengah (tiongkok) belum populer catur barat dan catur china, tetapi catur Go (Wei Qi).

Catur Go atau biasa disebut Wei Qi memang tidak sepopuler catur barat (chess) ataupun catur china (Xiang Qi), mungkin hanya setenar Shogi (catur jepang), tetapi tahu-kah anda bahwa ini adalah permainan papan yang paling tua didunia? 

Permainan catur Go ini telah ada sejak jaman dinasti Zhou sekitar lebih dari 2500 tahun yang lalu, dan saat itu sangat populer dimainkan banyak orang, sehingga selalu menjadi tema alat permainan dalam Wuxia. Para ahli militer, sastrawan, kerajaan juga memainkannya, karena merupakan sebuah gengsi dalam menunjukkan kemahiran otak dalam catur Go.


Catur Go ini sekilas mirip game Othello karena ada biji Hitam dan Putih, tetapi tentu saja cara permainannya beda, jika pada Othello biji diletakkan di dalam kotak, maka biji pada catur Go itu diletakkan di Titik silang dua garis. Catur Go ini pun menggunakan ukuran papan besar 19x19 . Waktu permainan pun cukup lama jika dibandingkan dengan chess atau catur barat, bisa memakan waktu jam-an untuk setiap pertandingan. Cara permainan nya lebih simple dari catur barat karena tidak perlu menghafal bidak-bidak dengan cara jalan berbeda seperti layaknya chess, tetapi peluang yang mungkin terjadi jauh lebih banyak daripada chess (jika kita melihat pertarungan antara dua top player chess, sering terjadi hasil imbang). Tujuan utama permainan ini adalah dengan mengepung teritori atau wilayah lawan sebanyak mungkin. ya sekilas mirip strategi perang ya.

Ada beberapa cerita menarik dalam Wuxia tentang Catur Go ini, beberapa yang saya rasa popular adalah :

1. Zhen Long chess pada Demi Gods dan Semi Devils
Sekte Tuli-Bisu mengundang berbagai ahli silat yang juga mengerti atau mahir dalam permainan catur Go untuk memecahkan sebuah formasi rumit Zhen Long yang diciptakan oleh seorang pendekar bernama Wuyazi (ketua dari sekte Xiaoyao). Tujuan dari Wuyazi menciptakan formasi ini untuk dipecahkan adalah untuk mencari penerusnya, memberikan semua keahlian dan ilmu miliknya kepada penerusnya itu. Wuyazi merasa orang yang bisa memecahkan formasi Zhen Long sudah tentu berbakat tinggi dan sesuai ekspetasinya. Undangan untuk Permainan ini mengundang banyak pendekar ternama mulai dari Murong Fu, Jiumozhi, Duan Yanqing, Ding Chunqiu, Duan Yu, dan lainnya. Sayang-nya semua gagal, dan yang berhasil memecahkan adalah seorang biksu shaolin dengan paras wajah jelek dan ilmu silat yang rendah bernama Xuzhu. Takdir benar-benar memainkan peranan disini. oh ya, salah satu dari 8 teman juga adalah ahli catur Go dan turut hadir disini. Selain Zhen Long chess, juga di DGSD ada cerita Biksu Alis Kuning yang diminta oleh kaisar Dali, Duan Zhenming, untuk melawan Duan Yanqing dengan tujuan mengulur waktu, sehingga para pengawal Dali bisa menyelamatkan pangeran Duan Yu yang terkurung dalam penjara batu. Biksu Alis Kuning bahkan mengorbankan satu jari kaki-nya agar bisa jalan duluan dalam permainan catur Go.

2. Pendekar Hina Kelana (swordsman / XAJH / SPW)
Demi menyelamatkan ketua Ren Woxing yang dikurung disebuah wisma Plum didanau barat, Hangzhou, Xiang Wentian mencari tahu kegemaran Empat Teman (yang menjaga penjara tempat Ren Woxing dikurung). Salah satu dari Empat teman, Heibaizi, menggemari catur Go, bahkan sosoknya pun sangat hitam-putih seperti biji Go (rambut sangat hitam dengan kulit terlalu putih pucat). Xiang Wentian menggodanya dengan ingatan dan buku sejarah rekaman langkah-langkah catur Go yang dilakukan oleh para ahli pemain Go terkenal jaman dahulu kala. Tentu saja hal itu membuat fanatik catur Go seperti Heibaizi tak mampu membendung godaan itu dan masuk kedalam perangkap Xiang Wentian setelahnya. Heibaizi sendiri dalam pertarungan menggunakan papan catur Go dan biji nya sebagai senjata. Papan catur Go senjatanya itu memiliki magnet kuat yang mampu menempelkan senjata logam seperti pedang.

3. He Zudao dalam HSDS
He Zudao mendapat julukan si Tiga-Dewa-Kunlun karena dia sangat mahir dalam tiga bidang, seperti tiga orang yang mahir masing-masing bidang itu; ilmu pedang, alat musik, dan catur Go. He Zudao ini muncul pada awal-awal cerita HSDS, diceritakan bersama dengan kemunculan Guo Xiang (kwee siang). Guo Xiang pertama kali bertemu He Zudao saat beliau bermain sendiri catur Go (sungguh pendekar yang kesepian). He Zudao pernah membuat papan catur Go ukuran 19x19 di tanah sebanyak dua kali dalam cerita, pertama kali menggunakan pedang, kedua kali menggunakan batu tajam diukir ke lantai batu, setiap garis nya rapi dan berakurasi tinggi dengan garis yang jelas dan dalam. Kemampuan ini menunjukkan tenaga dalamnya yang tinggi, dan membuat para biksu Shaolin tercengang karena di Shaolin saat itu tidak ada yang mampu sampai tahap ini (sebelum nantinya kemunculan JueYuan). Sekilas He Zudao ini memiliki kecocokan dengan Guo Xiang, karena biarpun tidak mahir, Guo Xiang juga menyukai permainan catur Go dan musik, yang diajarkan ibunya Huang Rong.

4. Sword Stained With Royal Blood (pedang ular emas)
Disini ada seorang penggila catur Go, yaitu pendeta Musang dari partai "Pedang Besi". Pendeta Musang adalah temain baik dari Mu Renqing, pendekar terkuat dalam cerita pedang ular emas dan juga merupakan ketua partai Huashan dan guru dari sang tokoh utama Yuan Chengzhi. Karena kegemarannya bermain catur Go, Yuan Chengzhi pun sering bermain dengan pendeta Musang disetiap kali kesempatan kunjungan pendeta Musang ke gunung Huashan. Yuan Chengzhi kecil menunjukkan progress yang sangat cepat dan berbakat dalam permainan ini. Pendeta Musang ini pun menggunakan biji Go sebagai senjata rahasianya, biji Go yang sebagai senjata rahasia ini terbuat dari besi, dan nantinya dia mewariskan teknik melempar senjata rahasia dengan biji Go ini kepada Yuan Chengzhi. Jadi keahlian melempar senjata rahasia Yuan Chengzhi ini benar-benar tidak bisa dianggap remeh, dia juga pernah menggunakan teknik Man Tian Hua Yu (. Selain awal cerita, juga di pertengahan cerita ada yang menarik tentang permainan catur Go ini di Wisma keluarga Min (partai Xiandu). Saat itu Yuan Chengzhi sedang bermain dengan pendeta Musang, mereka diserang oleh sekawanan pembunuh, alih-alih menghentikkan permainan, mereka tetap melanjutkan permainan dengan tenang sambil menghajar para penyerang seolah para pembunuh itu tidak ada. Pendeta Musang ini nantinya menjadi guru dari putri Changping atau biksuni Jiunan.

5. Pedang dan Kitab Suci (puteri harum / the book and the sword)
Tokoh utama dalam cerita, Chen Jialuo, menggunakan biji Go sebagai senjata rahasianya, tidak seperti Yuan Chengzhi yang menggunakan bahan besi, maka material yang digunakan Chen Jialuo adalah bahan biasa yang standar digunakan dalam permainan catur Go. Biasa Chen Jialuo menggunakan biji yang berwarna putih saat digunakan untuk menyerang lawan. Keahlian melempar senjata biji Go ini diajarkan oleh gurunya "si orang aneh dari kolam surga" Yuan Shixiao. Chen Jialuo pernah menyelamatkan Huo Qingtong dengan senjata rahasia ini. Chen Jialuo juga bisa melepaskan hujan biji Go dengan teknik Man Tian Hua Yu (hujan mekar memenuhi langit). Kejadian yang paling menarik dalam cerita Pedang dan Kitab Suci soal catur Go ini adalah saat awal cerita, dimana anggota perkumpulan bunga merah dan Lu Feiqing mengunjungi kamar dimana berlangsung pertandingan catur antara Chen Jialuo dan gurunya, Yuan Shixiao. Tetapi cara bermain mereka sangat aneh. Ada gambaran garis-garis papan catur Go di dinding, yang nampaknya hasil dari ukiran. Mereka berdua duduk dengan jarak yang cukup lumayan dari dinding pahatan catur Go. Mereka bermain dengan cara melempar biji Go ke dinding, dan biji Go menembus-menempel-menancap ke dinding. Cara bermain yang aneh dan mencegangkan ini cukup membuat Lu Feiqing yang seorang pendekar senior yang sudah berpengalaman melintang buana itu terkejut. Chen Jialuo kebanyakan menggunakan teknik melempar senjata rahasia biji Go ini untuk menotok titik akunputur penting lawan, jadi bukanlah sesuatu senjata pembunuh, tapi lebih ke melumpuhkan.

ilustrasi Chen Jialuo dan Yuan Shixiao


Akhir kata:
  • di salah satu puncak huashan juga ada Paviliun Bermain Catur (di puncak timur), ada beberapa versi legenda atau cerita tentang itu. salah satunya adalah Kaisar bertaruh dengan seseorang dalam permainan catur Go, taruhannya adalah semua pegunungan Huashan. Sang Kaisar kalah, akhirnya kawasan Huashan bebas dari pungutan pajak. Versi lain adalah tentang jendral Zhao Kuangyi dan petapa Chen Tuan. 
  • Jin Yong sendiri suka memasukkan cerita permainan catur Go ini dalam berbagai karya-nya, dikarenakan dia sendiri sangat menggemari permainan ini, terdapat beberapa dokumenter Jin Yong melawan master ahli catur Go.
  • Di era modern, yang cukup membuat trending permainan ini mungkin adalah dari sebuah anime atau manga jepang berjudul Hikaru-no-Go.
  • Jika di catur barat (chess), saat sekarang ini manusia sudah tidak mampu lagi melawan bot komputer, tapi di catur Go, manusia masih lebih baik dari komputer bot, karena belum ada komputer bot yang mempunyai kualitas tinggi bisa memprediksi langkah akurat per detik yang begitu banyak kemungkinan terjadinya.
  • sebutan lain untuk catur Go adalah Wei Qi atau igo
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url