Senjata-senjata Aneh di dunia Jin Yong




Setelah kemarin kita membahas sedikit soal senjata di dunia Gu Long, kali ini kita membahas di dunia Jin Yong. Seorang ahli dalam dunia persilatan, terkadang menggunakan senjata untuk bertarung, setiap senjata memiliki keunggulan dan kelemahan, masing-masing orang memiliki keahlian senjata yang berbeda dan menjadi favorit mereka. Dalam cerita Jin Yong, terdapat beberapa senjata yang rasanya tidak umum ataupun malah aneh. Mungkin ada yang berpikir soal penggunaan kipas dalam bertarung, itu bukanlah suatu senjata yang umum untuk bertarung di dunia nyata. Mungkin jika digunakan seolah membuat penggunanya terasa elegan terutama jika dia adalah pria, ataupun membentuk aura karakter cendekiawan dan terpelajar. Juga ada yang menggunakan alat musik seperti seruling dan kecapi/guzheng.

Dalam cerita Jin Yong terkadang disebut soal istilah 18 jenis senjata. Sebenarnya jenis senjata itu sangat banyak jumlahnya, tetapi istilah 18 jenis senjata ini mungkin merujuk pada 18 rupa senjata yang umum digunakan. Istilah 18 rupa senjata dalam cerita Jin Yong ini juga berdasarkan fakta pada dunia nyata . Pinyin untuk 18 senjata ini adalah shi ba ban wu yi, muncul di era sekitar dinasti Song dan Yuan. Kembali ke topik, 


Berikut senjata ter-aneh versi saya dalam cerita Jin Yong:
*singkatan bisa check di singkatan judul





10. Sabuk Kain Sutra Pinggang-nya Xiao Long Nu
Xiao Long Nu menggunakan sabuk pinggang berbahan kain sutra, dan itu dia gunakan juga sebagai salah satu senjatanya dalam bertarung (selain jarum, sarung tangan, pedang, tawon). Tidak seperti adaptasi TV yang dimana kain sutranya bisa panjang ga ada habis-habisnya unlimited gitu (uda bisa jualan kain donk), maka dalam novel tidak seperti begitu. Didalam adaptasi TV, sebenarnya cukup sering seorang petarung wanita menggunakan kain sebagai senjata, tidak demikian dalam novel cerita silat. dan sebenarnya pada ujung sabuk kain putih Xiao Long Nu itu terdapat semacam lonceng emas berukuran sedang (mungkin terbuat dari bahas besi dan dilapisi warna emas) , lonceng ini lah yang biasa digunakan untuk menghajar lawan, kekuatannya lebih menyakitkan jika mengenai tubuh lawan daripada hanya sekadar kain putih. 

9. Kuas
Jika kuas yang digunakan pada cerita silat itu biasanya adalah kuas penotok dengan ujung kuat, yang fungsinya untuk menotok titik penting lawan saat bertarung, maka kuas ini adalah kuas beneran yang digunakan untuk menulis atau melukis, yang ujungnya terbuat dari bulu dan berukuran kecil. Sepanjang cerita Jin Yong, hanya ada 3 orang yang pernah menggunakan ini, mulai dari Zhu Ziliu pada cerita LOCH dan ROCH , juga ada pada cerita MDB dan SPW. Secara logika kuas asli ini fungsinya tidak akan sebaik kuas penotok saat bertarung, karena selain ukurannya yang lebih pendek, juga materialnya ga sekuat kuas penotok. Mungkin mereka menggunakan itu lebih ke sebagai pertunjukkan jati diri dan mengintimidasi lawan dengan tinta.

8. senjata Chen Jialuo (tali 5 bendana dan perisai tonjol mata pisau)
Chen Jialuo, tokoh utama pada cerita TBTS , selain senjata rahasia biji Go, juga menggunakan sepasang senjata yang tidak umum, tangan kiri menggunakan perisai yang di permukaannya terdapat sembilan mata pisau yang tajam, sedangkan tangan kanan menggunakan rangkaian kumpulan lima utas tali yang ujungnya terdapat bola baja.

7. Buku Tebal -nya si hantu penagih hutang
dalam cerita ROCH, salah satu dari 10 Hantu teman Guo Xiang, Tao Zhai Gui (yang berarti Hantu Penagih Hutang), menggunakan buku besi sebagai senjatanya, buku ini besar, tebal, terbuat dari besi materialnya, dalam nya cuma terdiri dari 5 halaman, tetapi ujung halaman itu tajam seperti pedang yang bisa untuk mengiris daging lawan. Setiap lawan yang berhasil dia bunuh akan dia tulis namanya kedalam buku kematian itu, biasanya yang mati adalah karena orang itu telah menyinggungnya, karena hal tersebut dia dijuluki hantu penagih hutang.
Gou Du, salah satu dari 8 teman di DGSD, kemungkinan juga menggunakan buku sebagai senjata.


6. Alat hitung sempoa
ada 2 orang tokoh dalam karya Jin Yong yang menggunakan alat hitung mirip sempoa, yang satu dari cerita DGSD, satu lagi dari cerita SSWRB . Pada cerita DGSD, seseorang bernama Cui Baiquan menggunakan alat hitung sempoa berwarna emas. Dia adalah seorang ahli silat dari partai Funiu yang bersembunyi ke negeri Dali (tayli) karena telah bermasalah dengan keluarga Murong. Karena senjatanya seperti ini, jadi dipastikan orang yang menggunakannya juga ahli menghitung atau pakar akuntansi.

5. Papan Catur -nya Heibaizi
Pada cerita SPW, salah satu dari 4 Teman Jiangnan, Heibaizi, menggunakan papan catur (atau papan Go karena orang tiongkok kuno mainnya Go atau Weiqi) sebagai senjatanya, papan catur ini terbuat dari rangka besi, dan memiliki magnet di permukaannya sehingga bisa menarik dan menempel senjata yang berbahan logam. Karena senjatanya papan catur, jadi sudah pasti digabungkan dengan senjata rahasia berupa biji Go / weiqi.

4. Gunting dan senjata mirip "Ekor Buaya" -nya Yue Laoshan
Memang benar Yang Guo pernah membuat gunting untuk mengantisipasi saat melawan Li Mochou, tapi gunting itu berukuran tidak begitu besar, dan bukan sebagai senjata utama Yang Guo. Salah satu dari 4 penjahat dalam cerita DGSD, si buaya Yue Laosan, menggunakan gunting berukuran sangat besar sebagai senjata, dan tepi dalam gunting itu terdapat gerigi-gerigi tajam mirip gigi buaya. Entah sudah berapa banyak korban Yue Laoshan yang lehernya tertebas gunting ini. Selain gunting, Yue Laoshan juga menggunakan semacam sabuk atau cambuk yang berbentuk mirip ekor buaya. 

3. Alat Timbangan - Quan Jianfa
dalam cerita LOCH, salah satu dari 7 orang aneh Jiangnan, menggunakan alat timbang tradisional sebagai senjatanya. Alat timbang itu bentuknya seperti tongkat besi dengan 1 benjana(piringan bulat) dan pengait. Alat timbang ini memiliki 3 kegunaan; Batangnya bisa sebagai tombak pemukul, kaitnya bisa sebagai pengait orang, timbangan bulatnya sebagai palu berantai.




2. Tongkat orang mati
Trio abang-adik marga Tjiong di cerita si Rase Terbang (Flying Fox) , menggunakan benda perlengkapan orang meninggal , yang satu menggunakan papan kayu nama orang meninggal , yang satu menggunakan semacam tongkat yang biasa dipegang oleh anak bungsu jika ortunya meninggal , yang satu lagi semacam tongkat yang biasa digunakan pas mengiringi peti mati jenazah. Xiaoxiangzi dalam cerita ROCH juga menggunakan tongkat berkabung sebagai senjatanya.

1. Batu Nisan - Changchang Feng
Salah satu dari 4 Pendekar Gunung Taiyue di MDB menggunakan senjata yang tidak lazim dan aneh, yaitu Batu Nisan. Jadi ya benar-benar batu nisan , terbuat dari batu dan berukuran besar, bahkan ada terukir nama di permukaannya. Orang yang menggunakan ini sudah pasti memiliki tenaga yang besar, karena harus diangkat kemana-mana. Repot juga sih punya senjata ini.

------------

beberapa yang patut disebut adalah tongkat tanduk rusa, cambuk kuda, pipa rokok, ketapel, alat dayung perahu, kebut pendeta (bhs inggris horse-tail whisk dan fly whisk), karung pengemis, dll. Karena hanya 10 senjata, ya terpaksa harus ada yang dikorbankan.  Alat Dayung perahu hampir saya masukkan, salah satu murid dari biksu Yideng di ROCH dan LOCH adalah Nelayan, dan dia menggunakan senjata berupa tongkat Dayung.
Dalam ingatan saya yang kabur, saya seperti mengingat ada yang pernah pakai boneka kayu sebagai senjata, tapi saya lupa siapa, jika dari kalian ada yang tau, bisa post di kolom komentar.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url